Hal Menarik Antara Dapur Basah Dan Dapur Kering

Jika berbicara mengenai desain interior rumah, maka dapat dipastikan bagian ruangan dapur akan menjadi topik yang menarik dan tak bisa untuk dilewatkan begitu saja. Hal ini sangat lumrah tentunya, mengingat dapur menjadi salah satu ruangan yang memiliki peranan penting dan juga vital dalam memberikan aspek kenyamanan dalam sebuah hunian yang sehat. Dalam sebuah rumah hunian yang sehat dan juga nyaman, maka sudah dipastikan terdapat dapur yang cantik, dan juga berfungsi dengan maksimal.
Oleh karena itu, kali ini kita akan coba membahas lebih lanjut mengenai dapur, khususnya pada titik poin berkisar antara dapur basah dan juga dapur kering.

Kembali pada beberapa masa ke belakang, maka istilah dapur akan identik dengan sebuah tempat yang kotor dan juga kurang menyenangkan. Tidak salah memang, karena pada jaman dulu memang bentuk dapur bisa dibilang sangat sederhana sekali, tanpa memperdulikan mengenai sisi keindahan maupun kenyamanan yang cukup. Namun berbeda dengan masa sekarang, seiring adanya perkembangan ide-ide desain arsitektur rumah hunian, dimana dapur telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Sehingga istilah dapur pada jaman sekarang, tentunya akan sangat berbeda image dan kesannya dengan dapur pada jaman dulu.

Tiga Zona Besar Dapur

Meskipun dapur telah mengalami perkembangan yang cukup besar dari sisi desainnya, akan tetapi pada dasarnya dapur tetap memiliki tiga fungsi kegiatan utama. Hal tersebut disebut juga dengan tiga zona besar dapur yaitu mempersiapkan, meracik, dan yang selanjutnya memasak.

Preparation & Cleaning Zone

Preparation and cleaning zone atau zona persiapan dan membersihkan adalah sebuah area dimana akan dimulainya semua kegiatan memasak. Berbagai kegiatan yang merupakan awal dari kegiatan memasak akan dilakukan di area ini, mulai dari mempersiapkan berbagai bahan masakan dari kulkas hingga membersihkan peralatan.

Mixing Zone

Kemudian yang selanjutnya ada mixing zone, atau sebuah area yang digunakan untuk meracik bahan makanan yang ada. Setelah disiapkan dan dibersihkan, kegiatan memasak selanjutnya tentunya adalah meracik bahan masakan di zona ini yang nantinya masuk ke dalam proses memasak. Hal lain yang biasa dilakukan di area ini adalah mengupas, memotong, mengiris, dan mencampur bahan-bahan sehingga sebaiknya area ini memiliki penataan yang cukup baik.

Cooking Zone

Kemudian yang terakhir dan juga yang paling penting adalah cooking zone atau sebuah area yang digunakan untuk memasak (ending process). Area ini merupakan zona paling panas karena dilengkapi kompor serta komponen lainnya yang memang sangat diperlukan dalam proses finishing sebuah masakan. Untuk penataan di bagian ini tentunya bisa dimodifikasi sesuai dengan selera pemilik ataupun orang yang nantinya akan sering menggunakan dapur, karena memang tiap orang terkadang memiliki hal unik tersendiri terkait dengan cara dan kebiasaan dalam prosesi memasak.

Lalu Apa Itu Dapur Basah Dan Dapur Kering?

Jika pada beberapa waktu yang lalu istilah dapur hanya ada satu, maka berbeda halnya dengan masa sekarang ini. Seiring dengan perkembangan seni desain interior, maka dapur sekarang bisa dibedakan menjadi dua, yaitu dapur basah dan juga kering. Terus apa yang membedakan keduanya?

Secara garis besarnya maka kita bisa melihat dua hal yang berbeda dari output atau hasil hidangan yang disajikan dari kedua dapur tersebut. Pada dapur basah hasil hidangan yang ada cenderung berat dan juga kompleks dalam pengolahannya, ulai dari mengolah bahan mentah sampai dengan menjadi sebuah masakan. Sedangkan pada dapur kering akan menghasilkan output hidangan yang bisa dibilang cukup simpel, tanpa memerlukan sebuah proses memasak yang cukup lama dan kompleks. Secara sederhananya, dapur basah menghasilkan makanan berat dan dapur kering menghasilkan makanan cepat saji.

Apa Saja Perbedaan Mencolok Pada Dapur Basah Dan Dapur Kering?

Pada penjelasan diatas, kita telah mengetahui perbedaan mendasar antara dapur basah dan juga dapur kering, melalui output makanan yang dihasilkan. Nah, untuk lebih memahami lagi mengenai dapur basah dan juga dapur kering maka kita simak bersama apa saja sih perbedaan yang terlihat dari dapur basah dan dapur kering.

Perbandingan Luas

Hal pertama yang akan sangat terlihat tentunya adalah mengenai luas dapur tersebut tentunya. Pada dapur kering, kita akan melihat sebuah dapur dengan ukuran yang terbilang kecil, tidak terlalu luas. Karena memang dari sisi fungsionalitasnya dimana untuk menghasilkan sebuah hidangan yang ringan, tanpa proses yang cukup berat, maka dapur kering tidaklah membutuhkan space yang luas. Anda sudah bisa menghadirkan dapur kering pada rumah anda bahkan dengan ukuran 1×2 meter saja, karena memang dapur kering ini hanya akan diisi oleh peralatan yang kecil dan juga praktis. Semisal untuk menghidangkan secangkir kopi, minuman hangat atau dingin, maupun makanan ringan yang cepat saji.

Berbeda halnya dengan dapur basah, dimana anda akan melihatnya dengan ukuran yang bisa dikatakan dua kali lipatnya dapur kering. Hal ini tentu disebabkan adanya space luas yang diperlukan untuk memenuhi adanya kompleksitas dalam mengkreasikan sebuah hidangan yang berat. Dari mulai mengolah bahan mentah hingga terciptanya sebuah hidangan yang berat, akan dilakukan pada area dapur basah ini.

Berdasarkan Posisinya

Lalu hal berikutnya dapat kita cermati dari letak atau posisinya. Dapur kering seringkali diletakkan pada area tengah rumah, dimana bertujuan untuk memudahkan penghuninya untuk mendapatkan minuman ataupun kudapan ringan. Bisa juga untuk memudahkan para tamu atau kerabat dekat untuk mengambil sendiri makanan dan minuman yang diinginkan.
Dan untuk dapur basah, pada umumnya akan terletak pada area belakang rumah atau area tersendiri yang tentunya akan jarang dilewati oleh para tamu maupun kerabat. Hal ini dikarenakan memang adanya banyak proses berat yang dilakukan pada dapur basah, sehingga potensi kotor akan sangat besar. Tentunya kita tidak ingin ada orang lain yang melihat adanya area kotor pada rumah kita bukan?

Peralatan Yang Digunakan

Lalu berikutnya yang sangat kentara terlihat dari adanya peralatan yang terdapat pada dapur. Pada dapur kering tentu tidak akan terdapat banyak peralatan masak, karena memang fungsinya untuk memberikan hidangan yang sederhana. Pada area dapur kering biasanya anda hanya akan menemui peralatan seperti coffe maker, pemanggang roti, pemanas air, dan sebagainya. Berbeda halnya dengan dapur basah dimana anda akan melihat banyak peralatan masak yang kompleks seperti kompor, oven, alat mencuci piring, dan sebagainya.

Tips Penataan

Setelah mengenali perbedaan antara dapur basah dan dapur kering, yuk kita lanjut lagi ke pembahasan berikutnya yaitu tips dalam penataan dapur basah dan juga dapur kering.

Tips Dapur Basah

Melihat dari fungsinya dimana untuk menghasilkan masakan yang kompleks, maka jelas dibutuhkan banyak peralatan yang menunjang untuk itu. Jadi akan sangat tepat jika anda menggunakan kabinet atas maupun kabinet bawah yang sangat membantu untuk mengatur peralatan masak, bumbu dapur, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya kekacauan visual pada dapur basah anda, jika ada banyak peralatan yang tidak tersimpan dan tertata dengan rapi. Gantungan juga tentunya diperlukan untuk menata peralatan yang cukup sering digunakan, sehingga efisien dan tidak perlu repot membuka tutup kabinet untuk mengambilnya.

Kemudian untuk material dinding dan lantai, sebaiknya dinding dan lantai pada dapur basah menggunakan material keramik. Terlebih lagi untuk tembok, karena tembok biasanya terkena percikan dari berbagai bahan dan bumbu yang ada di dapur entah percikan minyak atau bumbu dapur. Tembok dan lantai bahan keramik tentunya akan lebih mudah dibersihkan jika terkena kotoran-kotoran tersebut.

Dan yang terakhir jika memungkinkan, letakkan penyedot asap sehingga asap bisa langsung terbuang keluar ruangan. Karena memang dapur basah akan identik dengan banyaknya asap dari proses memasak yang cukup berat dan kompleks.

Tips Dapur Kering

Karena tidak membutuhkan area yang besar, maka kreasikan dapur kering anda menjadi cantik dan selaras dengan ruangan di sekitarnya. Jadikan dapur kering anda menjadi satu kesatuan, sehingga tidak terlihat sebagai area yang terpisah.

Tentu tidak ada banyak peralatan yang dibutuhkan pada dapur kering anda. Sehingga anda bisa memilih peralatan dengan motif dan corak yang trendy, dimana hal ini bisa menjadi focal point yang eye catching untuk dapur kering anda yang cantik.

Tetap gunakan kabinet kecil yang akan berfungsi untuk menyimpan berbagai makanan dan juga minuman ringa, sehingga tidak nampak ramai dan berserakan pada dapur kering anda. Jaga selalu dapur kering anda untuk tampil simpel, agar tujuan dan fungsionalitas dapur kering anda akan memberikan nilai yang maksimal.

Pilih Mana, Dapur Basah Atau Dapur Kering? Atau Keduanya?

Kemudian untuk pengaplikasiannya, manakah yang lebih tepat untuk hunian anda? Untuk bisa menjawab hal ini, tentu anda harus mempertimbangkan sesuai dengan kondisi dan juga kebutuhan anda.

Bagi anda yang super sibuk, tinggal sendirian, dan juga tidak mempunyai area cukup luas, maka dapur kering saja bisa dikatakan cukup. Karena memang kesibukan yang ada tidak akan memungkinkan untuk melakukan prosesi masak yang berat. Dengan dapur kering, maka sudah bisa memenuhi kebutuhan harian anda. Dengan menambahkan kompor anda sudah bisa mengkreasikan masakan yang tidak terlalu rumit, semisal nasi goreng, spagheti, dan sebagainya.

Untuk anda yang sudah berkeluarga, maka dapur basah bisa dibilang pilihan yang lebih tepat. Terlebih jika sudah memiliki buah hati, maka ada banyak jenis masakan yang harus dihasilkan oleh dapur anda. Tentu anda tidak mungkin memberikan menu sederhana yang sama tiap harinya untuk anggota keluarga anda tercinta bukan. Jika area yang ada tidak terlalu luas, maka anda bisa berkreasi untuk menciptakan dapur basah pada lahan yang sempit. Ada banyak sekali inspirasi untuk tetap mempunyai dapur basah yang cantik dan juga berfungsi maksimal meskipun areanya sempit.

Ingin menghadirkan keduanya? Kenapa tidak? Pada rumah hunian modern sekarang ini, sudah menerapkan dapur dengan dua fungsi ini. Jadi untuk anda yang kebetulan memiliki area yang cukup luas, maka cobalah untuk menggunakan kedua area dapur ini secara bersamaan.

Anda bisa meletakkan kedua dapur ini pada ruangan yang sama. Dengan model double line misalnya, dimana dapur basah dan dapur kering diletakkan pada dinding yang berlawanan. Sehingga biarpun masih dalam satu area, ada pemisahan yang cukup jelas akan fungsi dari keduanya. Atau anda bisa meletakkannya pada ruangan yang berbeda, dimana dapur kering anda letakkan dekat dengan ruang tamu atau ruang keluarga. Hal ini tentunya akan menambah kesan sebuah hunian yang semakin trendy dan juga elegan.

Demikian ulasan singkat yang bisa kami berikan mengenai hal-hal menarik yang ada pada dapur basah dan juga dapur kering. Semoga bisa memberikan manfaat dan juga inspirasi untuk anda semua.

Please follow and like us:
Follow by Email
RSS
Google+
https://kontraktor-karyamandiri.com/hal-menarik-antara-dapur-basah-dan-dapur-kering/
Facebook
Twitter
YouTube
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *