Bangun Rumah Dengan Dinding Batu Bata Atau Batako

Dalam pembangunan sebuah rumah tentu saja anda ingin memperoleh atau mendapati rumah anda yang baik dan bagus serta yang tahan terhadap apapun baik bencana alam maupun dari hama jamur dan lain – lain. Tentu saja anda ingin memperoleh rumah yang enak untuk dilihat dan yang terpenting adalah nyaman di dalam rumah tersebut.

Banyak sekarang ini berbagai macam – macam bahan material yang ditawarkan untuk membantu proses pembangunan rumah anda menjadi lebih baik dan yang pastinya berkualitas sehingga bangunan rumah tersebut akan bertahan dalam waktu yang sangat lama.

Berbagai pilihan yang kerap kali ditawarkan seringkali membuat anda bingung dalam pemilihan bahan material tersebut terutama pada bagian dinding yaitu antara menggunakan batu bata atau menggunakan batako.

Sebelum anda memilih salah satu dari bahan tersebut ada baiknya anda mengetahui dahulu tentang batu bata dan batako tersebut yang akan digunakan sebagai material dari dinding rumah anda.

Dinding Batu Bata

Batu bata merupakan sebuah material yang terbuat dari tanah yang di bentuk dengan cetakan dan proses percetakan dibantu dengan proses pembakaran pada suhu tinggi. Proses pembakaran ini dilakukan hingga tanah tersebut menjadi kering, matang dan warnanya pun berubah menjadi warna ke merah – merahan.

Bahan dari pembuatan batu bata ini terbuat dari tanah yang juga tanah ini mengandung pasir serta berlemak. Ukuran tebal dari batu bata ini yaitu 3 cm sampai 5 cm untuk ukuran lebar yaitu 7 cm – 11 cm serta panjang batanya yaitu antara 17 cm sampai 22 cm.

Biasanya masyarakat indonesia menggunakan batu bata sebagai material rumahnya terutama yaitu pada dindingnya yaitu dinding batu bata. Namun, sebaiknya anda mengetahui dahulu kelebihan dan kekurangan batu bata ini yaitu sebagai berikut :

Kelebihan batu bata yaitu sebagai berikut:

  1. Jika menggunakan batu bata yaitu dinding rumah yang akan dibangun tersebut tidak mudah retak. Untuk pemasangannya jika dilakukan dengan sangat baik maka hal ini dapat mengurangi kejadian keretakan pada dinding.
  2. Batu bata ini memiliki sifat yaitu kedap air sehingga batu bata ini dapat menahan untuk terjadinya gempa bumi namun, jika struktur bangunan yang terdapat pada rumah tersebut yaitu tidak baik maka hasilnya juga tidak baik.
  3. Batu bata ini mempunyai ketahanan dalam waktu yang lama dan juga kuat dalam dijadikan sebagai bangunan suatu rumah.
  4. Batu bata ini dapat di pasang dan hal ini siapapun dapat memasangnya karena hal ini tidak memerlukan pengetahuan yang khusus.
  5. Batu bata ini tahan terhadap api.
  6. Dalam proses pemasangan batu bata ini sangat mudah karena tidak memerlukan perekat khusus dalam memasangnya.

Kekurangan dari batu bata yaitu sebagai berikut:

  1. Dalam biaya pekerjaan memasang batu bata pada dinding anda lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemasangan dinding menggunakan batako.
  2. Dalam proses memasang batu bata pada dinding membutuhkan waktu yang cukup lama jika dibandingkan dengan pemasangan dinding menggunakan batako.

Dalam proses pembuatan suatu batu bata yaitu mempunyai beberapa tahapan sebagai berikut:

  1. Tanah liat harus dihaluskan memakai cangkul yang kemudian di siram dengan menggunakan air, setelah itu injak – injak hingga tanah tersebut menjadi lempung yang kemudia setelah itu siap untuk di cetak.
  2. Pada cetakan batu bata diberikan sedikit abu, hal ini dilakukan supaya jika batu bata sudah jadi atau sudah kering tidak akan lengket dari cetakan batu bata tersebut.
  3. Batu bara ini dalam proses pengeringannya diletakkan tidak terkena sinar matahari langsung maupun hujan, cetakan adonan batu bata ini dikeringkan di bawah gubuk yang terbuka. Pada proses tahapan ini memakan waktu selama kurang lebih satu minggu supaya batu bata yang basah dapat benar – benar kering
  4. Setelah batu bata tersebut kering, batu bata ini dimasukkan ke dalam tungku pembakaran yang berbahan bakar yaitu kayu dan juga sekam padi. Dalam satu tungku pembakaran batu bata ini dapat menampung hingga 50 ribu batu bara dan proses untuk pembakaran memerlukan waktu hingga 5 sampai 8 hari.

Dinding batako

Batako merupakan salah satu bahan material yang digunakan untuk membangun suatu dinding pada rumah anda. batako ini terbuat dari campuran kapur, pasir dan abu vulkanik serta batu – batu kecil kemudian air yang digunakan sebagai struktur dasar suatu bangunan.

Kelebihan yang terdapat pada batako yaitu sebagai berikut:

  1. Ukuran yang terdapat pada batako biasanya yaitu cenderung sama dan hal ini dapat dipotong sehingga lebih rapi daripada menggunakan batu bata merah.
  2. Batako ini lebih kedap air karena hal ini mencegah masuknya suatu air hujan yang dapat masuk melalui dinding pada rumah anda.
  3. Batako ini ukurannya lebih besar jadi dalam pemasangan batako pada suatu bangunan lebih cepat dari pada waktu yang di gunakan dalam proses pemasangan suatu batu bata pada dinding suatu rumah.
  4. Batako ini dalam proses pemasangannya tidak perlu di rendam terlebih dahulu.
  5. Batako ini beratnya lebih ringan daripada batu bata, hal ini karena rongga yang terdapat dalam suatu batako sehingga batako ini sangat ideal untuk rumah – rumah yang akan dibangun dengan dua lantai atau bisa juga untuk bangunan lain yang strukturnya kolom.

Kekurangan yang terdapat dalam suatu batako yaitu sebagai berikut:

  1. Kekuatan dari batako ini akan kecil jika dibandingkan dengan batu bara karena kurang cocok untuk model rumah yang dengan satu lantai yang kemudian menggunakan dindingnya sebagai elemen struktur.
  2. Rongga yang terdapat pada tengah batako ini akan mengakibatkan dinding batako tersebut menjadi lebih rentan mengalami retak rambut.
  3. Batako ini biasanya menyerap panas karena suhu ruangan ini akan menjadi panas saat di musim kemarau.

Proses pembuatan batako yaitu melalui beberapa tahap. Tahapan – tahapan dalam proses pembuatan batako yaitu:

  1. Bahan – bahan yang harus di siapkan terlebih dahulu sebelum membuat batako yaitu semen portland, pasir dan juga air dengan menggunakan perbandingan pasir : semen portland yaitu 7 : 1 juga bisa digunakan dengan menggunakan perbandingan 12 : 1.
  2. Semen portlan dan pasir kemudian dicampur dan diaduk kemudia saat adonan susah rata berikan percikan air kepada adonan tersebut. Campuran tersebut harus terus di aduk agar tidak pecah dan adonan siap untuk dicetak.
  3. Alat yang digunakan untuk mencetak yaitu menggunakan cetakan biasa yang berupa kayu dengan ditambah lempeng dan baut pengikat. Setelah cetakan tersebut siap untuk digunakan maka masukan adonan tersebut ke dalam cetakan dan kemudian dipadatkan menggunakan lempeng.
  4. Setelah sudah di cetak kemudia dipindahkan ke pengeringan. Kemudian melepaskan adonan yang sudah menjadi batako tersebut dari cetakan tersebut.
Please follow and like us:
Follow by Email
RSS
Facebook
Twitter
YouTube
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *